Tips agar rumah anda tidak di sita oleh bank
Tanggal Posting : Senin, 29 Sepember 2014 | 10:14 WIB
Pengirim : RumahProperti123.com | DetikFinance - Dibaca : 1375 Kali

Bagi para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tentu tak mau rumahnya disita oleh bank gara-gara tak membayar cicilan sesuai yang diharuskan. Agar tidak terjadi, ini tips dari seorang analis kredit di sebuah bank BUMN.

Alfian, sang analis kredit, menyebutkan saat menawarkan kredit, bank akan memberikan penjelasan mengenai skema yang ditawarkan. Salah satunya adalah mengenai cara pembayaran.

Debitur, lanjut Alfian, sebaiknya memulai pembayaran kredit hanya berselang beberapa hari setelah menerima gaji. Jangan sebelum tanggal gajian, untuk menghindari debitur kesulitan membayar. Jangan di bawah tanggal gajian. Misalkan gajian tanggal 25, pembayaran KPR tanggal 15, jangan begitu. Spare waktu tiga hari lah dari tanggal gajian. Biar ada waktu untuk mendebet.

Alfian menambahkan, dari segi penghasilan debitur pun harus diperhatikan. Bank akan menilai penghasilan di atas Rp 15 juta/bulan, maka asumsinya debitur sanggup membayar angsuran hingga 50% dari total penghasilan. Jika di bawah Rp 15 juta, maka bank menanggap debitur hanya sanggup membayar angsuran sebesar 30% dari total penghasilannya.

Yang terpenting adalah, debitur harus memperhatikan perjanjian akad kredit dengan seksama dan membayar angsuran tepat pada waktunya, dan Sebelum akhir jatuh tempo, dipastikan saldo itu cukup untuk debet.

 

Baca Juga


Visitors
Hubungi Kami

Ricky Thong

Konsultan Marketing Properti
Investasi Properti - Adhi Karya Tbk ( In House)

Marketing Gallery , Jl. Pengantin Ali (Simpang jalan Asem) No. 88

Ciracas, Jakarta Timur

Email : ricky.rumahproperti123@gmail.com

telp 0812 80 979 777 (SIMPATI)

        0815 141 831 77 (INDOSAT)

Tips Properti
Senin, 16 Oktober 2017 | 12:01 WIB
 
Kamis, 5 Oktober 2017 | 13:15 WIB
 
Jumat, 29 Sepember 2017 | 10:03 WIB
 
Sabtu, 11 Juni 2016 | 13:43 WIB
 
Kamis, 9 Juni 2016 | 14:57 WIB