Perkembangan Proyek Jalur Puncak II
Tanggal Posting : Selasa, 3 Juni 2014 | 12:43 WIB
Pengirim : Rumahproperti123 | DetikFinance - Dibaca : 1301 Kali

Pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah membuka lahan sepanjang 12 km terkait proyek pembangunan jalur puncak II, Jawa Barat. Realisasi ini kurang lebih 25 persen dari total panjang jalur puncak II yang mencapai 48 km. Menurut kepala Balai Jalan Nasional IV Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Bambang Hartadi mengatakan, Belum full, tanah belum bebas semua. Dari 48 km, yang sudah kami buka 12 km, mencakup cut and fill dan ada yang sudah diaspal.

Bambang Hartadi menambahkan dari tanah yang sudah dibuka, hanya 3,5 km jalan yang sudah diaspal. Pengaspalan ini hanya untuk melakukan pelapisan pelindung terhadap jalur yang sudah dibebaskan. Tahun ini pihaknya menganggarkan Rp 5 miliar untuk melanjutkan pengaspalan dari rute yang sudah ada. 3,5 km sudah diaspal untuk memproteksi tanah yang sudah dibebaskan katanya.

Bambang mengatakan untuk membuka lahan sepanjang 12 km tak mudah, karena banyak tantangan geografis. Ia mencontohkan di beberapa titik, kontur tanahnya sangat terjal, sehingga jika tidak dipangkas akan menyulitkan kendaraan yang akan menggunakan jalur tersebut. Masih menurut Bambang, Tahun 2012 anggaran Rp 40 miliar dan 2013 Rp 30 miliar untuk membuka lahan. Tantangannya ada gunung batu yang harus di-blasting (diledakkan), karena tanjakan, sekarang kita landaikan lagi.

PT. Kurnia Propertindo Sejahtera sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan properti dengan latar belakang professional pengalaman di dunia properti sejak 1989, bersama Management Hotel Sahid Group sebagai operator hotel yang sudah berpengalaman dalam kurun waktu 60 tahun dan telah banyak melakukan pengembangan di bidang hospitality industri sebagai sarana untuk mengakomodir tingkat kebutuhan hunian dalam dunia pariwisata dan bisnis MICE yang masih sangat potensial di Indonesia.

Mempersembahkan project termewah masterpiece Condotel Sahid Eminence Puncak. Premium Lokasi, terletak di Jl Hanjawar No. 19 Ciloto Puncak ( Arah Kota Bunga ) 150 meter dari Jalan Raya Puncak. Berdekatan dengan Puncak pass Kebun teh, kawasan pusat kuliner Restaurant Rindu Alam, Restaurant Bumi AKI, Ponyo, Alam Sunda pusat belanja factory outlet Kampoeng Brasco dan DSE, Taman Cibodas dan Gunung Gede Pangrango, Istana Presiden Cipanas.

 

jalur puncak 2

Untuk bisa menuntaskan pengerjaan jalan hingga 48 km, pihaknya masih menunggu kepastian soal seluruh status lahannya. Mayoritas lokasi merupakan lahan di bawah kekuasaan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk lahan berasal dari hibah para pengusaha. Sikap pemerintah mau kepastian dulu, supaya menyeluruh. Tanah itu belum jelas, daripada nanti kita sudah bangun lalu diklaim oleh swasta.

Seperti diketahui pembangunan melibatkan kerja sama pemerintah provinsi Jawa Barat dengan pemerintah pusat. Pihak Provinsi meminta Kabupaten Bogor membebaskan lahan, sedangkan pusat bertugas membangun jalan dengan biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

 

Baca Juga


Visitors
Hubungi Kami

Ricky Thong

Konsultan Marketing Properti
Investasi Properti - Condotel & Apartemen di Puncak, Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta

KURNIA LAND BUILDING
Jl. Otista Raya no. 82 Bidara Cina
Jatinegara, Jakarta Timur 13330

Email : ricky.rumahproperti123@gmail.com

telp 0812 80 979 777 (SIMPATI)

           087 888 786 737 (XL)

           0815 141 831 77 (INDOSAT)

Tips Properti
Sabtu, 11 Juni 2016 | 13:43 WIB
 
Kamis, 9 Juni 2016 | 14:57 WIB
 
Kamis, 22 Januari 2015 | 14:52 WIB
 
Kamis, 25 Desember 2014 | 10:43 WIB
 
Rabu, 24 Desember 2014 | 07:14 WIB